Kesalahan Pemula Saat Membuat Video Youtube
0 Comments

Situs Youtube saat ini telah menjadi lahan basah untuk mendulang rupiah. Tak hanya para profesional, banyak juga mereka yang awam mencoba peruntungan dengan ikutan membuat channel dan mengunggah video mereka. Harapan mereka ini tentu, agar bisa merasakan mendapat ‘gaji’ dari situs milik Google itu. 

Namun alih-alih mendapatkan banyak rupiah, video mereka pun tidak ada yang menonton. Kalau adapun bisa dihitung dengan jari. Rupanya mereka yang awam ini masih belum memahami tentang bagaimana membuat video ataupun mengelola channel mereka agar bisa mendatangkan banyak penonton. 

Berikut ini sejumlah kesalahan-kesalahan yang kerap dilakukan para pemula saat membuat video untuk diunggah ke Youtube.

Harapan Tanpa Kemampuan

Hanya karena melihat bagaimana orang-orang terkenal bisa mendapatkan uang banyak dari Youtube, mereka yang awam ini pun berniat ikut-ikutan. Mereka terlalu membayangkan jumlah rupiah yang akan didapat dari video Youtube, dan berpikir cukup dengan membuat dan mengunggah video pun sudah pasti bisa dapat uang.

Saat hendak mulai mengerjakan, mereka malah bingung, harus memulainya dari mana dan konsep videonya seperti apa. Tak jarang mereka kemudian malah membuat video seadanya saja. Menggunakan ponsel yang mereka miliki, lalu melakukan perekaman. Entah itu ke tempat wisata ataupun merekam aktivitas saat sedang makan. 

Setelah videonya jadi, tanpa melakukan video editing mereka langsung mengunggahnya ke Youtube. Memberikan judul yang asal, dan deskripsi sebisanya. Yang terjadi kemudian, tidak ada yang melihat video yang sudah mereka unggah. Mereka pun kebingungan, kenapa videonya tidak ada yang menonton. 

Penonton juga memilih video yang akan mereka lihat. Jika kualitas videonya buruk, penonton tidak akan betah berlama-lama menonton video tersebut. Kualitas ini pengaruh utamanya bisa karena gambar yang buram atau tidak tajam, pengambilan gambar yang banyak gangguan atau bisa juga karena musik yang tidak cocok dengan video.

Tidak Memahami Cara Kerja Youtube

Belum usai kebingungan karena tidak ada yang menonton, berikutnya mereka mendapat pesan jika ternyata video yang mereka buat telah melanggar aturan. Kasus yang kebanyakan terjadi adalah karena menggunakan lagu atau gambar yang memiliki hak cipta atau isi video mengandung konten yang dilarang oleh youtube. 

Selain itu, banyak juga yang tidak memahami algoritma yang digunakan oleh Youtube. Misalnya seperti memberikan judul asal-asalan atau juga tidak mengisi deskripsi di videonya. Padahal pemberian nama dan deskripsi ini sangat penting, agar memudahkan penonton menemukan video yang telah dibuat. Bisa juga agar Youtube dapat merekomendasikan video anda ke penonton. 

Salah satu cara untuk bisa mengetahui kesalahan-kesalahan umum seperti di atas, adalah dengan melakukan perbandingan. Bandingkan video buatan sendiri dengan video para profesional dan teknik apa saja yang mereka gunakan. 

Hal ini bisa dilakukan dengan meminta editor video profesional membuatkan video untuk anda. Coba saja kunjungi situs https://www.sribu.com/id/cat/jasa-edit-video, di situ anda bisa memilih jasa editor video profesional. Anda juga bisa berkonsultasi bagaimana cara membuat atau mengedit video secara profesional. Dengan cara ini, anda bisa mengetahui bagaimana seorang profesional mengerjakan sebuah video, dan hal-hal apa saja yang mereka lakukan.