0 Comments

Press release adalah informasi yang dibuat dan disusun oleh Public Relations di suatu industri, organisasi ataupun lembaga dengan tujuan memberikan informasi kepada publik melalui media massa/surat kabar baik online maupun offline. Press release bisa juga disebut sebagai Siaran Pers ataupun Press Rilis.

Press release dapat dijadikan sebagai personal branding suatu perusahaan. Salah satu contoh jika Anda ingin memperkenalkan usaha, perusahaan, startup ataupun produk Anda, dengan press release misalkan pemberitaan melalui media massa online atau portal berita besar tentunya membuat perusahaan atau produk dikenal masyarakat luas & terpercaya, yang pada akhirnya meningkatkan trust dan bisa menambah customer. Karena media massa mempunyai traffic terbesar tentunya akan membawa brand awareness yang besar terhadap perusahaan, produk atau bisnis Anda.

Suatu industri atau lembaga membutuhkan press release karena setiap lembaga mempunyai kebijakan baru, mengklarifikasi permasalahan tertentu, mempunyai layanan yang berarti buat dikenal publik, atau mau melaksanakan promo layanan terkini. Sebab press release dikeluarkan secara formal oleh industri yang bersangkutan, sehingga kekuatan informasi yang diberikan sangat akurat.

Siaran pers dapat didistribusikan secara mingguan atau bulanan, atau untuk mengumumkan acara tertentu kapan saja. Oleh karena sifatnya sebagai berita, maka press release harus objektif sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalisme dengan konten yang up-to-date alias terkini dan dapat diandalkan serta dipertanggungjawabkan ke publik.

Teks yang membentuk siaran pers harus berisi informasi tentang peristiwa baru, berbeda, dan terkini, menyebutkan orang-orang penting berikut jabatannya dalam sebuah acara. Selain itu, isi siaran pers harus relevan dengan target audiens, termasuk elemen pendukungnya. Rilis media juga bisa untuk memberikan informasi ilmiah, sains, medis, ekologis, CSR, dan lainnya sepanjang beritanya.

Yang tidak kalah penting adalah sub “Tentang Brand” yang letaknya dibagian bawah siaran pers. Bagian ini akan menjelaskan mengenai brand, lembaga, atau institusi yang berada di balik siaran pers tersebut. Terakhir, contact person atau orang / perwakilan dari pengirim siaran pers yang dapat dihubungi oleh media dengan mudah. Di bagian ini perlu disebutkan mengenai nama orang, jabatan, institusi, nomor telepon dan email yang bisa dihubungi.